Beranda / teknologi / Mark Zuckerberg Diprediksi Jadi Triliuner...
TEKNOLOGI

Mark Zuckerberg Diprediksi Jadi Triliuner Dunia Berikutnya

Mark Zuckerberg diprediksi menjadi triliuner baru dunia menyusul Elon Musk
Mark Zuckerberg diprediksi menjadi triliuner baru dunia menyusul Elon Musk

Elon Musk resmi menjadi triliuner pertama di dunia. Kekayaan ini melonjak setelah SpaceX melakukan debut di pasar publik. Momentum ini memicu spekulasi mengenai sosok triliuner baru selanjutnya.

Melansir data dari platform pasar prediksi Kalshi, Mark Zuckerberg dinilai memiliki peluang terbesar. Para spekulan memberikan probabilitas sebesar 32 persen untuk CEO Meta tersebut.

Saat ini kekayaan Zuckerberg diperkirakan mencapai hampir 200 miliar dolar AS. Nilai tersebut merujuk pada data penilaian dari Forbes.

Zuckerberg harus melipatgandakan kekayaannya sebanyak empat kali lipat. Langkah ini diperlukan untuk meraih gelar triliuner baru tersebut.

Kontrak taruhan pada platform Kalshi ini akan berakhir pada tahun 2033. Volume perdagangan untuk kontrak tersebut saat ini masih tergolong rendah.

Merujuk data Kalshi, CEO Nvidia Jensen Huang menempati posisi kedua. Huang memiliki peluang sebesar 21 persen dalam prediksi pasar tersebut.

Kekayaan bersih Jensen Huang saat ini berada di angka 180 miliar dolar AS. Tokoh lain memiliki peluang di bawah sepuluh persen.

CEO Dell Technologies Michael Dell berada di peringkat ketiga dengan peluang enam persen. Padahal total kekayaan Michael Dell saat ini mencapai 240 miliar dolar AS.

Jumlah kekayaan Dell sebenarnya lebih besar daripada milik Zuckerberg dan Huang. Namun para trader di pasar prediksi memiliki pandangan yang berbeda.

Laporan Oxfam pada Januari 2025 memberikan proyeksi yang jauh lebih optimis. Lembaga tersebut memperkirakan ada lima triliuner dalam waktu satu dekade.

Topik Terkait
mark_zuckerberg elon_musk triliuner kalshi meta kekayaan_terkaya
Eleanor Vance
Analis Pasar Modal & Teknologi
Eleanor Vance memulai karir di lantai bursa sebelum menyeberang ke dunia analisis teknologi. Ia percaya bahwa pasar tidak pernah salah—hanya persepsi investor yang sering keliru. Dengan latar belakang ekonomi dan kecintaannya pada data, Eleanor membedah laporan laba, tren sektoral, serta dampak kebijakan moneter terhadap valuasi perusahaan teknologi. Dari Fed hingga Nvidia, ia hadir di setiap persimpangan.