Beranda / investasi / Imbal Hasil Treasury AS Naik Menanti Data Inflasi
INVESTASI

Imbal Hasil Treasury AS Naik Menanti Data Inflasi

Grafik pergerakan naik imbal hasil obligasi U.S. Treasury di pasar keuangan
Grafik pergerakan naik imbal hasil obligasi U.S. Treasury di pasar keuangan

Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau U.S. Treasury bergerak naik tipis pada perdagangan Kamis. Pergerakan ini terjadi saat bursa Wall Street menanti rilis data inflasi terbaru.

Melansir laporan keuangan terkini, data inflasi tersebut akan menunjukkan dampak perang Iran terhadap harga komoditas. Investor mengamati pergerakan pasar obligasi dengan sangat cermat.

Imbal hasil untuk obligasi U.S. Treasury tenor 10 tahun naik menjadi 4,412 persen. Obligasi jangka menengah tersebut menjadi acuan penting pinjaman pemerintah Amerika Serikat.

Sementara itu, imbal hasil untuk tenor 2 tahun naik menjadi 4,148 persen. Pergerakan instrumen ini biasanya melacak kebijakan suku bunga jangka pendek Federal Reserve.

Merujuk pada data pergerakan pasar, imbal hasil untuk obligasi tenor 30 tahun cenderung stabil. Instrumen jangka panjang tersebut bertahan pada level 4,862 persen.

Para investor kini sedang fokus menunggu rilis indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi atau PCE. Indikator ekonomi bulan Mei ini merupakan pengukur inflasi utama bagi Federal Reserve.

Para ekonom memproyeksikan indeks PCE inti bulanan akan naik sebesar 0,3 persen. Angka estimasi tersebut tercatat lebih tinggi jika dibandingkan dengan pencapaian bulan April.

Di sisi lain, harga minyak mentah dunia justru dilaporkan mengalami penurunan signifikan. Kondisi pasokan minyak global diperkirakan membaik setelah kapal tanker mulai melewati Strait of Hormuz.

Topik Terkait
treasury obligasi_as wall_street inflasi federal_reserve pasar_keuangan
Eleanor Vance
Analis Pasar Modal & Teknologi
Eleanor Vance memulai karir di lantai bursa sebelum menyeberang ke dunia analisis teknologi. Ia percaya bahwa pasar tidak pernah salah—hanya persepsi investor yang sering keliru. Dengan latar belakang ekonomi dan kecintaannya pada data, Eleanor membedah laporan laba, tren sektoral, serta dampak kebijakan moneter terhadap valuasi perusahaan teknologi. Dari Fed hingga Nvidia, ia hadir di setiap persimpangan.